Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 02 November 2013

bab I

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan mempunyai peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pemerintah merumuskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menjelaskan bahwa pendidikan dilakukan agar mendapatkan tujuan yang diharapkan bersama yaitu: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (Pasal 3 UU RI No 20/ 2003). Pendidikan adalah salah satu bentuk perwujudan kebudayaan masyarakat yang dinamis dan sarat dengan perkembangan. Pendidikan merupakan masalah yang penting bagi setiap bangsa khususnya bangsa Indonesia sebagai negara berkembang. Untuk mencapai pendidikan yang maksimal, Sekolah diharapkan bukan hanya menghasilkan siswa yang mampu, cakap dan terampil tetapi yang terpenting adalah siswa giat belajar dan mempunyai keinginan untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Tuntutan akan hasil belajar yang optimal harus di iringi dengan penguasaan siswa akan teknologi dan informasi, baik berupa software resources maupun hardware resources. Konsep umum dari Software resources tidak hanya set-set dari instruksi pengolahan informasi yang dikenal dengan program, yang secara langsung mengontrol computer hardwares, tetapi juga meliputi set-set dari instruksi pengolahan informasi yang dikenal dengan prosedur seperti system software, application software, dan lain-lain. Sedangkan hardware resources meliputi seluruh perangkat fisik dan material berupa system computer dan computer peripheral yang sering digunakan didalam pemrosesan informasi yang meliputi tidak hanya mesin-mesin seperti computer dan perangkat lainya, tetapi juga sluruh media data...(Alifuddin, 2012). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah yang mendidik siswa-siswinya dengan keahlian dan keterampilan, juga mendidik agar mampu memilih karir, berkompetensi, dan mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian. Sekolah menengah kejuruan mempersiapkan lulusannya siap menghadapi dunia kerja. Sesuai dengan Visi SMK N. 1 Wangi-Wangi Menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan yang menghasilkan tamatan berkualitas,mandiri, dan mampu beradaptasi terhadap perkembangan dan tuntutan yang terjadi dimasyarakat, dunia usaha dan dunia industri berdasarkan IMTAQ. Misi SMK N. 1 Wangi-Wangi 1. Meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan dibidang perikanan,teknik mekanik otomotif dan Teknik Innformatika dan Komputer ( TKJ ) serta dibidang akomodasi perhotelan yang berkualitas ,profesional dan mandiri. 2. Melaksanakan proses pembelajaran secara efektif, disiplin,teratur,konsisten dan berkelanjutan, 3. Mengembangkan jaringan kerja sama yang produktif dengan Dunia Usaha / Industri 4. Mengikut sertakan guru maupun siswa dalam berbagai iven lomba baik tingkat lokal,regional maupun nasional. 5. Membekali siswa dengan kemampuan normatif,adaptif dan produktif. 6. Mengembangkan Pembinaan kegiatan keagamaan. Program Kejuruan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) adalah sebuah program kejuruan yang mempelajari seputar jaringan komputer dan perkembangannya. Program keahlian ini mempelajari berbagai hal, dari mengenal jaringan komputer, merancang, mengembangkan, dan melakukan perbaikan baik hardware maupun software dalam bidang jaringan komputer. Seperti diketahui teknologi jaringan komputer akhir-akhir ini sangat berkembang, terutama perkembangan dunia internet. Perkembangan internet yang sangat cepat ini menuntut dibutuhkannya sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten di bidang jaringan komputer dalam memenuhi tuntutan pasar. Untuk itulah, komputer yang merupakan unit pembelajaran utama pada Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan harus dapat dipahami dengan baik sehingga hal – hal yang berkaitan dengan komputer, baik meliputi hardware, software maupun mendeteksi gejala kerusakan pada komputer menjadi materi – materi pembelajaran yang mesti diketahui dan dikuasai oleh siswa. Secara istilah, komputer dikenal sebagai suatu alat elektronik yang berfungsi membantu tugas sehari-hari melalui operasi perhitungan dan logika yang telah diprogramkan kepadanya (Sahwan Nugraha, 2011:1). Komputer merupakan perangkat elektronik yang memberikan kemudahan dalam penyelesaian pekerjaan yang rumit. Dengan alasan itulah menjadikan komputer sebagai alat bantu segala kegiatan siswa. Sehingga, apabila timbul gejala kerusakan dapat mengakibatkan terhambatnya pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh siswa. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, antara lain kecerdasan intelektual, kondisi social ekonomi, kondisi lingkungan pergaulan, minat dan kemauan belajar, dan sebagainya. Namun ada satu faktor penting lainya yang layak dan harus diperhatikan dalam kaitanya dengan hasil belajar siswa SMK, yaitu kemampuan praktek (produktif) siswa. Dalam tatanan kehidupan sehari-hari siswa SMK, kemampuan ini sangat di perlukan dalam menjawab tantangan globalisasi. Sekaligus bisa menjadi sumber pendapatan di kemudian hari. Kemapuan produktif disini erat kaitanya dengan minat dan bakat dari siswa itu sendiri. Menurut (Slameto, 2003 : 57) : “ minat mendorong individu melakukan kegiatan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Minat besar pengaruhnya terhadap hasil belajar, karena bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa, siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. Begitu juga bakat,... jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakatnya, maka hasil belajarnya lebih baik, karena siswa senang belajar dan pasti selanjutnya siswa lebih giat lagi dalam belajar”. Dari penjelasan diatas, kemudian mendorong peneliti untuk melaksanakan suatu penelitian yang berkaitan dengan “Pengaruh Kemampuan Siswa Mendiagnosa Gejala Kerusakan pada Perangkat Unit Komputer dengan Hasil Belajar Siswa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK N. 1 Wangi-Wangi”. B. Perumusan masalah Berdasarkan penjelasan singkat pada latar belakang diatas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “ Seberapa besar pengaruh kemampuan siswa dalam mendiagnosa gejala kerusakan pada perangkat unit komputer dengan hasil belajar siswa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK.N. 1 Wangi-Wangi?” C. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan diatas, maka yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah : “ untuk mengetahui Seberapa besar pengaruh kemampuan siswa dalam mendiagnosa gejala kerusakan pada perangkat unit komputer dengan hasil belajar siswa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK.N. 1 Wangi-Wangi” D. Manfaat Penelitian Hasil yang diperoleh pada penelitian ini diharapkan memberikan manfaat sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kemampuan siswa dalam mendiagnosa kerusakan pada perangkat unit komputer terhadap hasil belajar siswa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK.N. 1 Wangi-Wangi. 2. Sebagai sumber data akurat dalam upaya peningkatan mutu dan kemampuan Sumber Daya Manusia bagi lembaga pendidikan khususnya Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK). 3. Sebagai referensi sumber informasi untuk meningkatkan kualitas pengajaran bagi pendidik ( Guru ) 4. Sebagai bahan masukan untuk Lembaga Pendidikan dalam upaya memajukan sumber daya manusia yang optimal. 5. Sebagai acuan untuk lebih mempersiapkan diri kedepannya demi mendapatkan hasil yang optimal bagi siswa/ siswi. 6. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan acuan untuk peneliti berikutnya yang sejenis..
 

tv online

Widget TV Online Mivo TV Online