Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 29 Maret 2012

Cara menentukan Nilai Resistor yang terbakar



Berbagai macam kerusakan TV sangat mungkin terjadi dan bahkan tidak jarang sering ada komponen yang terbakar, untuk mengetahui nilai resistor yang terbakar saya mempunyai sedikit tips nya.
Tentunya kita sebagai teknisi sering kebingungan bagaimana ketika menemukan sebuah resistor yang kondisinya sudah terbakar di rangkaian PCB TV sehingga tidak memungkinkan untuk diketahui / untuk membaca nilai resistor tersebut.
resistor terbakar pada rangkaian Mengetahui Nilai Resistor Yang Terbakar
Untuk bisa menerapkan teknik yang akan saya jabarkan kita perlu terlebih dahulu mengetahui bagaimana sih struktur / jeroan dari komponen resistor ini sendiri ?
Sesuai dengan definisinya, Resistor khusus nya jenis karbon yang sangat umum digunakan terdiri dari sebuah unsur resistif / bersifat menghambat yang memiliki bentuk seperti tabung dan memiliki tutup logam yang mempunyai kawat di kedua ujungnya.
resistor terbakar Mengetahui Nilai Resistor Yang Terbakar
Karbon ini dililitkan kawat di kedua ujungnya untuk kemudian disolder dan dicetak kode warna nya. Kira kira seperti ini struktur jeroan resistor yang sesuai definisi diatas :

Klik gambar untuk melihat gambar lebih besar.
Jeroan Resistor Mengetahui Nilai Resistor Yang TerbakarBisa disimpulkan nilai dari resistor adalah nilai dari karbon yang dibungkus oleh pelapis resistor itu sendiri bukan ?
Sehingga jika kita menemukan sebuah resistor yang terbakar dan kesulitan menemukan nilainya maka kita bisa membagi 2 resistor tersebut dengan tang pemotong dan kemudian kita ukur dari potongan karbon tersebut ke kaki resistor yang masih utuh. Demikian juga dengan karbon yang satunya. Dan kemudian keduanya dijumlahkan.
resistor hangus Mengetahui Nilai Resistor Yang TerbakarPastinya hasil tersebut tidaklah akurat karena bagaimanapun juga resistor tersebut sudah terbakar, tapi setidaknya kita punya nilai acuan. Nilai yang dijumlahkan ini sendiri pastinya tidak benar2 menunjukkan nilai yang sebenarnya. Oleh karena itu setelah menjumlahkan nilai kedua potongan resistor yang terbakar perkirakan nilai resistor yang paling mendekati, daftar nilai resistor yang umum bisa dilihat di nilai resistor yang ada dipasaran.
Dan tentunya yang paling penting lihat juga dimana resistor tersebut dipasang pada rangkaian. Sebagai contoh bila kita menemukan nilai resistor dengan trik diatas ditemukan nilai 100K. Tetapi pada rangkaian resistor tersebut digunakan sebagai Resistor Fuse yang biasanya bernilai 0.1 – 1 Ohm, sehingga kita harus benar benar jeli .

Kerusakan printer canon pixma kertas tertarik miring


Hal yang sangat sering dijumpai pada printer canon pixma terutama seri ip 1300, ip 1700, ip 1880, dan ip 1980 adalah kerusakan kertas selalu tertarik miring. Kadang penyebabnya memang cuma ada benda asing masuk printer yang begitu dibersihkan langsung normal. Tapi lebih sering penyebabnya adalah patahnya as roda penarik kertas.
Coba bongkar printer dan amati bagian paper load, lihat gambar. Disinilah sumber penyakitnya.
Yang perlu kamu lakukan hanyalah mencari sebuah tutup tube sebuah lem atau salep, atau apalah yang ada. Lihat gambar, tutup tube ini hanya akan diambil bagian tengahnya saja untuk membuat as baru pada bagian yang patah.
Langkah berikutnya seperti pada gambar di atas, menyiapkan bagian tengah irisan tutup tube. Siapkan bagian ini beserta roller kertas yang patah.
Kamu bisa saja menyambungnya hanya dengan lem, tapi tentu ini tidak akan kuat, ambil saja sebuah solder, gunakan untuk melelehkan bagian tepi sambungan, dan hasilnya jauh lebih kuat dari pada menggunakan lem. Pasang kembali dan printerpun kembali normal.

Printer Canon IP 2770 ERROR 5200



Punya printer canon ip 2770? kamu wajib baca ini seteliti mungkin. Seringkali printer seri ini ngadat dengan pesan error 5200, disertai blinking orange-hijau 8x. Tanpa ada petunjuk jelas dari canon bahkan petunjuk resmi canon terkesan sangat ngawur yaitu “matikan printer dan coba print lagi”. Ha99….., mau dicoba berapa kalipun sama saja, nggak bakalan berhasil deh.
Nggak usah repot-repotlah cari reseter segala macam, soalnya emang nggak ada yang perlu direset. Aku pernah nemuin printer seri ini error 5200 padahal baru dipakai 2 minggu. Apakah mungkin “waste ink tank full”? enggak mungkin banget kan? busa tinta saja masih putih bersih.
Paling sebel memang dengan nggak adanya petunjuk detil dari pihak canon, pelit banget ya? Masak sih dikit-dikit musti dibawa canon service center, emang kita pengangguran yang punya banyak waktu luang???? (ups, emang iya ha2…)
Ayo segera ambil palu yang besar dan pukul tuh printer. ha2.. puaaasss. Eh bagi yang sayang sama printernya, gini aja caranya:
  1. hidupkan printer. yup printer akan terlihat baik-baik saja. it’s ok.
  2. jalankan printer buat mencetak apa sajalah. dan mak bedundug 5200 nongol.
  3. langsung cabut kabel listriknya tanpa pencet tombol on-off
  4. buka dan geser ketengah cartridge secara manual (tekan kait penguncinya warna putih dibelakang head)
  5. cabut semua cartridge dan biarkan tutupnya tetap terbuka
  6. hidupkan printer, head akan bergerak menabrak kiri kanan karena tutupnya masih terbuka lalu akan berhenti di tengah.
  7. pasang kembali cartridge, dan tutup yang benar
  8. dan selamat, printer anda sudah kembali normal.

belajar televisi




John Logie Baird

Tahukah Kamu?

Siapa coba yang menemukan Televisi? Reka cipta televisi sebenarnya dimulai pada tahun 1926 ketika pria asal Skotlandia, John Logie Baird, mendemonstrasikan televisi pertama di muka umum. Pada saat yang sama, Vladimir Zworykin, warga AS keturunan Rusia, membuat tabung kamera yang lebih canggih. inilah yang menjadi cikal bakal televisi masa kini.


Vladimir Zworykin



 
 

Prinsip Kerja Televisi

PRINSIP KERJA TELEVISI
Pesawat televisi akan mengubah sinyal listrik yang di terima menjadi objek gambar utuh sesuai dengan objek yang ditranmisikan. Pada televisi hitam putih (monochrome), gambar yang di produksi akan membentuk warna gambar hitam dan putih dengan bayangan abu-abu. Pada pesawat televisi berwarna, semua warna alamiah yang telah dipisah ke dalam warna dasar R (red), G(green), dan B (blue) akan dicampur kembali pada rangkaian matriks warna untuk menghasilkan sinyal luminasi.
Selain gambar, juga membawa suara ?
Selain gambar, pemancar televisi juga membawa sinyal suara yang di tranmisikan bersama sinyal gambar. Penyiaran telavisi sebenarnya menyerupai suara sistem radio tetapi mencakup gambar dan suara. Sinyal suara di pancarkan oleh modulasi frekuensi (FM) pada suatu gelombang terpisah dalam satu saluran pemancar yang sama dengan sinyal gambar. Sinyal gambar termodulasi mirip dengan sistem pemancaran radio yang telah dikenal sebelumnya. Dalam kedua kasus ini, amplitudo sebuah gelombang pembawa frekuensi radio (RF) dibuat bervariasi terhadap tegangan pemodulasi.Modulasi adalah sinyal bidang frekuensi dasar (base band).
Modulasi frekuensi (FM) digunakan pada sinyal suara untuk meminimalisasikan atau menghindari derau (noise) dan interferensi. Sinyal suara FM dalam televisi pada dasarnya sama seperti pada penyiaran radio FM tetapi ayunan frekuensi maksimumnya bukan 75khz melainkan 25 khz.
Saluran dan Standar Pemancar Televisi
Kelompok frekuensi yang di tetapkan bagi sebuah stasiun pemancar untuk tranmisi sinyalnya disebut saluran (chenel). Masing-masing mempunyai sebuah saluran 6 mhz dalam salah satu bidang frekuensi (band) yang dialokasikan untuk penyiaran televisi komersial.
VHF bidang frekuensi rendah saluran 2 sampai 6 dari 54 MHZ sampai 88 MHZ.
VHF bidang frekuensi tinggi saluran 7 sampai 13 dari 174 MHZ sampai 216 MHZ.
UHF saluran 14 sampai 83 dari 470 MHZ sampai 890 MHZ.
Sebagai contoh, saluran 3 disiarkan pada 60 MHZ sampai 66 MHZ. Sinyal pembawa RF untuk gambar dan suara keduanya termasuk di dalam tiap saluran tersebut.

JENIS-JENIS SISTEM TELEVISI
Sistem pemancar televisi yang kita kenal di antaranya:
NTSC (National Television System Committee)
PAL (Phases Alternating Line)
SECAM (Sequential Couleur a Memorie)
PALB
NTSC (National Television System Committee) digunakan di Amerika Serikat, sistem PAL (Phases Alternating Line) di gunakan di Inggris, sistem SECAM (Sequential Couleur a Memorie) digunakan di Perancis. Sementara itu, Indonesia sendiri menggunakan sistem PALB. Hal yang membedakan sistem tersebut adalah format gambar, jarak frekuensi pembawa dan pembawa suara.

BAGIAN-BAGIAN TELEVISI
Rangkaian Catu Daya (Power Supply)
Rangkaian berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi DC yang selanjutnya didistribusikan ke seluruh rangkaian. Rangkaian catu daya dibatasi oleh garis putih pada PCB dan daerah di dalam kotak merah. Daerah di dalam garis putih adalah rangkaian input yang merupakan daerah tegangan tinggi (live area). Sementara itu, daerah di dalam kotak merah adalah output catu daya yang selanjutnya mendistribusikan tegangan DC ke seluruh rangkaian TV.
Rangkaian Penala (tuner)
Rangkaian ini terdiri dari penguat frekuensi tinggi ( penguat HF ), pencampur (mixer), dan osilator lokal.Rangkaian penala berfungsi untuk menerima sinyal masuk (gelombang TV) dari antena dan mengubahnya menjadi sinyal frekuensi IF.




Rangkaian penguat IF (Intermediate Frequency)
Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal hingga 1.000 kali. Sinyal output yang dihasilkan penala ( tuner) merupakan sinyal yang lemah dan yang sangat tergantung pada pada sinyal pemancar, posisi penerima, dan bentang bentang alam. Rangkaian ini juga berguna untuk membuang gelombang lain yang tidak dibutuhkan dan meredam interferensi pelayanan gelombang pembawa suara yang mengganggu gambar.

Rangkaian Detektor Video
Rangkaian ini berfungsi sebagai pendeteksi sinyal video komposit yang keluar dari penguat IF gambar. Selain itu, rangkaian ini berfungsi pula sebagai peredam seluruh sinyal yang mengganggu karena apabila ada sinyal lain yang masuk akan mengakibatkan buruknya kualitas gambar. Salah satu sinyal yang di redam adalah sinyal suara.

Rangkaian Penguat Video
Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal luminan yang berasal dari deteltor video sehingga dapat menjalankan layar kaca atau CRT (catode ray tube). Didalam rangkaian penguat video terdapat pula rangkaian ABL(automatic brightness level) atau pengatur kuat cahaya otomatis yang berfungsi untuk melindungi rangkaian tegangan tinggi dari tegangan muatan lebih yang disebabkan oleh kuat cahaya pada layar kaca.

Rangkaian AGC (Automatic Gain Control)
Rangkaian AGC berfungsi untuk mengatur penguatan input secara otomatis. Rangkaian ini akan menstabilkan sendiri input sinyal televisi yang berubah-ubah sehingga output yang dihasilkan menjadi konstan.

Rangkaian Defleksi Sinkronisasi
Rangkaian ini terdiri dari empat blok, yaitu rangkaian sinkronisasi, rangkaian defleksi vertikal, rangkaian defleksi horizontal, dan rangkaian pembangkit tegangan tinggi.

Rangkaian Audio
Suara yang kita dengar adalah hasil kerja dari rangkaian ini, sinyal pembawa IF suara akan dideteksi oleh modulator frekuensi (FM). Sebelumnya, sinyal ini dipisahkan dari sinyal pembawa gambar.

JENIS-JENIS LAYAR TELEVISI
Tipe Layar Televisi CRT (catode ray tube)
Pada televisi jenis ini layar terlihat lebih cembung ketimbang jenis lainnya. Teknologi televisi dengan tabung CRT tergolong paling tua dan hingga saat ini terus digunakan dan dikembangkan. Walaupun telah muncul teknologi yang baru. Tabung CRT hanya berisi sebuah tabung sinar katoda (cathode-ray tube) sedang untuk perbandingannya, plasma terdiri dari satu juta tabung fluorescent berukuran sangat kecil.

Tipe Layar Televisi Plasma
Dalam prinsipnya, layar plasma tersusun atas dua lembar kaca. Di antara keduanya diisi ribuan sel, yang ratusan di antaranya berisi gas xenon dan neon. Dua jenis elektroda panjang, address electrode dan transparent display electrode, direntangkan di antara lempengan kaca tersebut. Saat layar plasma dihidupkan, elektroda-elektroda yang saling berpotongan di atas sel itu diberi muatan listrik oleh komputer layar untuk mengionisasi gas dalam sel. Ini berlangsung ribuan kali dalam sepersekian detik. Arus listrik pun melewati gas di dalam sel dan menghasilkan aliran partikel bermuatan listrik yang cepat, yang merangsang atom gas tersebut melepaskan foton ultraviolet.
Foton ultraviolet berinteraksi dengan fosfor. Kemudian, foton ultraviolet berinteraksi dengan fosfor yang akhirnya melepaskan energi di dalam bentuk sinar foton yang jelas. Setiap pixel tersusun atas tiga sel sub pixel yang terpisah, masing-masing dengan fosfor yang berbeda warna, yaitu; merah, hijau, biru yang akan bercampur menghasilkan warna pixel.
Untuk menyeragamkan kekuatan arus listrik yang mengalir melalui sel berbeda, sistem kontrolnya akan menambah atau mengurangi intensitas warna setiap sub pixel. Hal ini untuk menghasilkan ratusan kombinasi merah, hijau, dan biru yang berbeda. Dengan cara ini, sistem kontrol dapat menghasilkan warna dalam spektrum luas, sekira ada 16,77 juta warna bisa dihasilkan sebuah layar plasma. Inilah yang membuat tampilan gambar plasma sangat tajam dan jelas.
 

tv online

Widget TV Online Mivo TV Online